Sudah Ada 6 Korban Meningal Tetapi Pengacara Perampok Pulomas Mengatakan : Mereka Tidak Ada Niat Membunuh

Jakarta – Kuasa hukum komplotan perampok Pulomas, Jarot Widodo, hadir dalam prarekonstruksi di rumah Ir Dodi Triono. Jarot mengatakan, para tersangka tidak berniat untuk menghabiskan nyawa penghuni Ir Dodi Triono.

“Jadi dia (Ius Pane dkk) tidak ada niat untuk menghilangkan nyawa para korban,” ujar Jarot di sela-sela prarekonstruksi di rumah Ir Dodi, Jl Pulomas Utara, Jakarta Timur, Jumat (6/1/2017).

Pelaku perampokan sadis ini ialah Ius Pane, Erwin Situmorang, Alfin B Sinaga, dan Ramlan Butarbutar (tewas). Namun prarekonstruksi hanya diikuti oleh Ius Pane, sedangkan Erwin dan Alfin tidak hadir.

“(Mereka) sakit, luka tembak,” ucap Jarot.

Sementara itu, Kapolres Jakarta Timur Kombes Agung Budijono, mengatakan, hasil prarekonstruksi dan penyidikan mendalam akan mengungkap ada tidaknya niat pembunuhan terhadap Dodi dan 5 orang lainnya.

“Kita dapat ungkap kalimat-kalimat yang kira-kira dia sampaikan yang tidak tertuang,” ucap Agung di lokasi yang sama.

Perampokan yang berujung pembunuhan sadis itu terjadi pada Senin (26/12/2016) lalu. Ada 6 orang yang tewas akibat peristiwa ini, yaitu Dodi (sang pemilik rumah), Diona Andra Putri (putri pertama Dodi dari mantan istri kedua), Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, putri ketiga Dodi dari mantan istri kedua), Amalia Calista (teman Gemma), serta dua sopir Dodi bernama Yanto dan Tarso.

Sedangkan lima korban lainnya selamat yakni Anet (putri kedua Dodi dari mantan istri kedua) dan empat pembantu, yakni Santi, Fitriyani, Emi, dan Windi.

Ramlan tewas karena luka tembak di bagian kaki akibat melawan saat akan ditangkap di Bekasi, Rabu (28/12), sedangkan Erwin dan Alfin yang ditangkap di lokasi berbeda juga ditembak kakinya saat penyergapan. Sementara Ius Pane pada Minggu (1/1) di Medan.

Sumber : Detik.com

No Responses

Leave a Reply